ASTAGHFIRULLAH, MODUS BARU PENGHINAAN AL-QURAN DI DALAM KESET

Kasus yang berkaitan dengan agama kini kembali muncul. Kali ini lagi-lagi ditemukan penghinaan Al-Qur'an di dalam keset. Kejadian ini pertama kali ditemukan di pasar Prambanan - Sleman. Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Prambanan.

“Kasus itu harus diusut tuntas dengan mencari pelaku yang membuat keset,” ucap Komandan Kokam Prambanan, Marwan Hamid.

ASTAGHFIRULLAH, MODUS BARU PENGHINAAN AL-QURAN  DI DALAM KESET


Marwan pun menengarai kalau pembuatan keset yang berisi lembaran Alquran tersebut sudah menghina umat Islam. Dia menyayangkan ulah para pelaku yang telah memasukkan lembaran Alquran tersebut ke dalam keset produk yang dihasilkanya.

“Sebodoh-bodahnya orang, mestinya tahu kalau lembaran Alquran itu merupakan kitab suci, tidak boleh dijadikan alas kaki,” lanjut Hamid.

Tidak hanya dari Polsek Prambanan,  Polres Sleman pun  juga ikut  menurunkan anggotanya untuk mengusut hasil  temuan tersebut. Ia sangat berharap hasil penyelidikan ini  bisa membuahkan hasil dan dapat  menemukan si pembuat keset tersebut.

“Informasinya pembuatan keset itu home industry, ada banyak tempat, misalnya ada di Pedan dan Delanggu, Klaten,” ungkapnya.

Seperti yang  diketahui, keset yang berisi lembaran Alquran tersebut ditemukan di kios Pasar Prambanan milik seorang ibu bernama Tukiyem alias Mantep (50). Temuan tersebut terjadi  setelah polisi melakukan razia. Ada dua keset dengan tulisan Alquran yang diamankan oleh polisi. Selain itu juga ada 13 keset yang belum terjual turut diamankan sementara oleh polisi.

Pemilik toko pun juga tidak tau kalau kalau di dalam keset tersebut ada Alquran nya. Dia hanya membeli dari seorang pedagang. Keset tersebut dijual dengan harga Rp. 5.000, namun harga juga bisa berkurang jika ada yang pandai menawar.

Kejadian ini sudah tersebar luas di media sosial. Terutama di media sosial facebook milik Aan Ahe. Postingan tersebut sempat menjadi viral. Sampai berita ini dimuat, sudah ada 893 like, 116 komentar dan juga sudah dibagikan 2.319 kali. Beginilah bunyi postingan tersebut.

ASTAGHFIRULLAH, MODUS BARU PENGHINAAN AL-QURAN  DI DALAM KESET


modus penghinaan baru Quran d dalam keset" Awalnya ada ibu2 yg mau nyuci keset.. bagian blkg sobek sedikit.. terlihat tulisan arab itu.. dia penasaran dibedah ternyata mmg benar itu al quran.. kmdian lapor.. td pagi KOKAM Prambanan seizin polsek dan p camat menyisir toko2 keset di pasar prambanan dan sekitarnya.. walhasil stlh dibedah di polsek seluruh keset seperti itu.