POLISI MARAH-MARAH SAAT DITANYA SURAT TUGAS, INI YANG HARUS ANDA LAKUKAN

Bagaimana perasaan anda jika anda merasa benar namun masih saja ditilang oleh Polisi? Kesel, bete, muak pasti ada di benak anda. Sebetulnya menurut Undang-undang sudah dijelaskan jika polisi mau emngadakan razia di jalan haruslah dipasang tanda peringatan sekurang-kurangnya 100 meter dari tempat razia.



Namun kenyataannya kini, banyak polisi yang melanggar peraturan ini. Tidak sampai disitu, polisi saat ini suka melakukan razia di tempat-tempat sepi dan di tikungan tanpa adanya tanda peringatan sebelumnya. Tidak tau alasannya kenapa, namun hal inilah yang dilakukan polisi (Studi kasus di kota admin).

Selain itu, saat pengendara bertanya mengenai legalitas atau surat tugas razia, banyak polisi yang marah-marah kepada para pengendara. Tidak hanya itu, beberapa kasus, polisi juga memukul pengendara yang menanyakan legalitas tersebut.

Menurut Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), M. Naser menilai tindakan tersebut seharusnya tidak dilakukan oleh aparat penegak hukum seperti polisi. Polisi seharusnya menolong, melindungi dan mengayomi masyarakat. Namun fungsi tersebut kini seakan-akan telah hilang.

Jika hal tersebut tidak ditindak secara tegas, maka citra Bhayangkara diamata masyarakat akan menurun. Sebagai penegak hukum seharusnya bertindak sesuai aturan yang ada, bukannya malah melanggar aturan.

Naser berharap masyarakat ikut membantu dalam memperbaiki citra polisi. Dia mengatakan, kalau ada polisi yang melanggar untuk mencatat nama petugas tersebut. Jika memungkinkan, masyarakan tidak segan-segan memfoto polisi tersebut.

POLISI MARAH-MARAH SAAT DITANYA SURAT TUGAS, INI YANG HARUS ANDA LAKUKAN
Namun Naser juga berpesan untuk tidak menyebarkan ke dunia maya, malainkan dilaporkan kepada pihak berwenang.

Itulah tips jika ada polisi yang marah-marah dan melanggar peraturan. Semoga artikel ini menjadi pengetahuan baru kepada masyarakat. Sehingga polisi tidak semena-mena sendiri.