GEGER, SOAL UJIAN KELAS 5 BERMUATAN KONTEN DEWASA

Soal ujian untuk kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah (MI) mendadak menjadi viral di dunia maya. Soal ujian ini membuat heboh para pengguna jejaring sosial. Soal-soal ini berisi konten yang tidak pantas untuk anak seusia kelas lima.

Isi soal tersebut diupload pertama kali oleh akun Facebook Taufik Faturohman, Rabu (14/12). Dalam postingannya tersebut, dia mengeluhkan ada soal tidak pantas yang lolos dalam ujian tersebut. Soal tersebut berbahasa sunda. Soal tersebut diujikan untuk MI di kabupaten Bogor.

"Astagfirullah, ini soal UAS Bahasa Sunda untuk siswa MI kelas 5 di Kabupaten Bogor, kok begini? Diujikannya Jumat kemarin, yakni 9 Desember 2016," katanya.

Dalam soal tersebut diceritakan ada seorang pemuda yang berasal dari Kabupaten Sumedang mengagumi wanita cantik di subuah kampung, Namun jalan pintas pun diambil oleh pemuda tersebut. Untuk mendapatkan hatinya, dia melakukan perbuatan yang tidak pantas untuk dilakukan. Bahkan dia melakukannya dengan sangat keji. Di dalam sola tersebut juga digambarkan secara detail prosesnya.

Sontak, postingan Taufik mendadak menjadi viral di sosmed. banyak dari para netizen yang melakuakn hujatan terhadap isi dari soal tersebut.

"Iih. Siapa yang buat itu soal? Segitunya. Anak kecil mana mengerti,"komentar Ai Dedah Rosidah.\

Setelah menjadi heboh, para tim penyusun soal langsung meminta maaf. Wana Rohana, guru MIS Jami’atul Falah Sukaraja selaku tim penyusun soal mengaku bahwa dia mengambil materinya dari majalah Mangle berjudul 'Sasakala Cieunteung'.

Rohana juga mengaku kalau hal ini merupakan keteledoran dirinya dalam menyusun soal tersebut. Dia juga mengaku kalau tidak ada niatan apapun dalam memilih wacana tersebut.

"Salah satu kelemahan, kekhilafan dan keteledoran saya dalam memilih wacana ini, sehingga menyebabkan masalah yang sangat besar. Tidak ada niatan apapun dalam memilih wacana tersebut. Semua ini semata-mata murni kekhilafan saya," tulis Rohana dalam klarifikasinya.

Dia mengaku beristighfar dan memohon untuk dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya dari  para warga bogor. Selain itu, dia juga khusus meminta maaf kepada  Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor.

GEGER, SOAL UJIAN KELAS 5 BERMUATAN KONTEN DEWASA


"Saya beristighfar kepada Allah atas kesalahan saya, dan mohon dibukakan pintu maaf seluas-luasnya khususnya kepada Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor beserta seluruh jajarannya, kepada seluruh panitia KKMI Kabupaten yang terlibat di dalamnya, dan umumnya kepada seluruh warga madrasah," tutupnya.