MIRIS, REMAJA MASA KINI MELAKUKAN ADEGAN BEGITUAN DI TEMPAT UMUM

Pergaulan bebas sudah tak bisa terbendung lagi. Seakan-akan budaya ketimuran sudah tidak ada lagi. Bahkan kini rasa malu pun sudah tak ada lagi. Dunia semakin tua, kehidupannya pun juga semakin rusak.

Ada sebuah kejadian yang tak pantas diperlihatkan di tempat umum terjadi di Bali. Bahkan yang paling miris, kejadian tersebut sudah dilakuakn berkali-kali. Dari situlah warga sudah tak kesulitan lagi untuk mendapatkan foto mereka.

Monumen Puputan  Klungkung di Pusat Kota Semarapura yang menjadi bagian dari objek city tour Kota Semarapura, Bali. Tetapi tempat itu juga menjadi lokasi favorit bagi para remaja memadu asmara.

Seperti yang kami lansir dari laman tribunnews, warga juga sempat  mengambil foto remaja sedang bercium@n mesra di monumen Puputan Klungkung, Selasa (27/12/2016) siang. Yang paling menghebohkan, mereka  masih mengenakan seragam sekolah SMA. Selain itu, perbuatan yang mereka lakukan  terjadi saat jam pulang sekolah.

Kejadian ini juga mendapat tanggapan negatif dari para warga Semarapura. “Risih saja, masa ciuman di tempat umum. Apalagi saat siang bolong seperti ini. Remaja sekarang sudah tidak tahu malu lagi dan mulai meninggalkan etika,” ujar salah satu warga, Dharmawan.

Dharmawan juga mengatakan kalau pemerintah harus mengambil langkah tegas supaya tempat umum seperti itu tidak dijadikan tempat berkumpul seperti itu lagi.

Selainitu Dharmawan juga meminta pemerintah untuk membentuk karakter remaja mempunyai sopan santun.  “Meskipun hanya beberapa, tetapi kondisi dalam foto tersebut sudah membuktikan jika remaja kita sudah melupakan etika dan budi pekerti,” ucap Dharmawan.

Menurut Kasi Ops Satpol PP Klungkung I Nyoman Kariasa menjelaskan, beberapa bulan mendatang pihaknya akan memperketat pengawasan di Monumen Puputan Klungkung. Bahkan pihaknya juga sudah mempersiapkan pos pengawasan di dekat lokasi tersebut.

MIRIS, REMAJA MASA KINI MELAKUKAN ADEGAN BEGITUAN DI TEMPAT UMUM


“Jika ada warga melakukan tindakan tidak senonoh di tempat umum bisa menganggu ketertiban umum, dan bisa kita kenakan tipiring (tindak pidana ringan),” ujar dia.